Biometric system'
Apa Itu Biometrik
Pengertian biometrik adalah identifikasi atau otentikasi berdasarkan fisik maupun karakteristik unik seseorang. Alhasil, akurasi metode keamanan ini sangat tinggi dan sulit dipalsukan. Selain itu, juga lebih praktis dan cepat karena Anda tak perlu ribet mengingat password atau PIN.
Nah, contoh biometrik di kehidupan sehari-hari adalah scan sidik jari, pengenalan wajah, maupun scan retina. Akan tetapi, penerapannya tak sebatas itu, kok. Ada banyak jenis biometrik dan kami akan membahasnya di bawah. Sebelum itu, penting bagi Anda untuk mengetahui sejarahnya terlebih dah
Sumber:https://techvidvan.com/tutorials/iot-biometrics-domain/?amp=1
Sejarah Singkat mengenai Biometrik
Ternyata, sidik jari sudah digunakan sejak abad kedua sebelum masehi, lho. Tepatnya, oleh kaisar China saat itu, Ts’In She yang mengesahkan dokumen tertentu dengan sidik jarinya.
Sedangkan dari sisi bisnis, sidik jari pertama digunakan pada tahun 1858 oleh William James Herschel yang menjabat sebagai administrator Inggris di India. Saat itu beliau ditugaskan untuk membangun jalan raya di Bengal, sehingga ia mengharuskan para kontraktornya untuk menandatangani perjanjian kerja menggunakan sidik jari.
Kemudian di tahun 1860, para operator telegraf mengenali satu sama lain dengan kode Morse yang unik untuk setiap operatornya. Bahkan, metode ini juga digunakan di Perang Dunia Kedua untuk mengidentifikasi pesan yang diterima. Menarik juga, ya?
Metode keamanan ini terdengar sangat canggih dan rumit. Benarkah? Untuk menjawabnya, berikut cara kerja biometrik:– Pertama, Anda harus menyimpan data Anda pada sistem melalui scan. Data ini akan langsung dienkripsi dan disimpan dalam database.
– Selanjutnya, saat Anda hendak masuk ke sistem, Anda akan diminta untuk melakukan scan identifikasi. Bila sudah, sistem akan memverifikasi identitas dengan mencocokkannya pada database Anda.
– Bila identitas sesuai, maka Anda akan dibolehkan masuk atau mengakses sistem tersebut.
Jadi, ada tiga komponen dibalik metode keamanan ini yaitu:
– Alat scan untuk menyimpan atau mengidentifikasi data Anda
– Software yang bertugas untuk membandingkan hasil scan dengan database
– Database yang berisi data Anda untuk dijadikan perbandingan
Bagaimana, cukup sederhana, bukan?
Faktor Penilaian Otentikasi Biometrik
Setelah cara kerjanya, berikut tujuh faktor yang digunakan untuk menilai otentikasinya:
– Universalitas (Universality): setiap orang yang memakai sistem pasti memiliki suatu sifat.
– Keunikan (Uniqueness): sifat tersebut harus cukup berbeda di setiap individunya, sehingga bisa dibedakan satu sama lain.
– Keabadian (Permanence): suatu sifat akan berubah seiring berjalannya waktu. Khususnya, sifat dengan permanence yang “baik” akan tetap saja sepanjang waktu dengan algoritma yang ada.
– Terukur (Measurability): berhubungan dengan kemudahan untuk mengukur dan menyimpan sifat tersebut. Kemudian, data tersebut harus dalam bentuk yang bisa diproses dan di ekstrak sesuai fitur yang ada.
– Performa (Performance): berhubungan dengan akurasi, kecepatan, dan kokohnya teknologi yang digunakan.
– Dapat Diterima (Acceptability): bagaimana individu dalam suatu populasi menerima teknologi ini, sehingga mereka mau data biometriknya disimpan.
– Pengelakan (Circumvention): berhubungan dengan kemudahan dimana data dapat ditiru menggunakan artefak atau alat pengganti lainnya.
Apa Saja Jenis Biometrik?
Saat ini, ada dua jenisnya, yakni:
1. Biometrik Berdasarkan Fisiologis
Jenis yang pertama adalah berdasarkan fisiologis Anda. Baik secara bentuk fisik (morfologis) maupun biologis.
Contoh morfologis biometrik tersebut adalah:
-Identifikasi dari sidik jari
-Bentuk tangan
-Bentuk jari-Pola pembuluh darah
-Mata (iris dan retin
-Bentuk bentuk wajah And
Sedangkan contoh jenis biologis adalah
-D
-Dar
-Air li
-Urin
2. Biometrik Berdasarkan Perila
Jenis yang kedua adalah berdasarkan perilaku Anda. Misalnya, pengenal suara, cara Anda menulis, cara Anda mengetik, hingga suara langkah Anda
Sayangnya, jenis berdasarkan perilaku ini tak seakurat jenis pertama. Sebab, data yang tersimpan adalah data saat Anda berada dalam kondisi stabil. Artinya, bila Anda sedang stress atau emosi tak stabil, maka identifikasi biometrik ini bisa saja gaga
Contoh Penerapan Biometr
Tingkat keamanan dan kemudahan biometrik membuatnya diterapkan pada berbagai sektor di seluruh dunia. Apa saja
– Penegak Huk
Lembaga penegak hukum di beberapa negara juga menggunakan metode keamanan ini untuk menegakkan hukum yang berlaku. Mulai dari otomatis mengumpulkan berbagai data kriminal, hingga deteksi wajah langsung melalui kamera CCTV di tempat-tempat umum
– Milit
Tentu saja militer juga menggunakan metode keamanan canggih ini Namun, informasi tentang hal ini sangatlah sulit ditemukan karena menjadi rahasia negara. Menurut salah satu sumber, sekitar 7,4 juta identitas biometrik yang tersimpan di Amerika Serikat berasal dari operasi militer di Iraq dan Afghanistan
– Imigra
Dari sektor imigrasi, biometrik ada dalam bentuk paspor yang Anda miliki. Di dalamnya terdapat foto Anda, sidik jari, hingga tanda tangan yang akan diidentifikasi di saat Anda bepergian lintas negara. Maka dari itu, terdapat alat scan sidik jari dan wajah di bandara saat Anda melewati pemeriksaan imigrasi
Sumber:https://mekarisign.com/blog/biometrik/


Komentar
Posting Komentar